Thursday, July 3, 2014

PANTAI TIRTA SAMUDRA / BANDENGAN

Hubungan Pantai Tirta Samudra/Bandengan dengan Karimunjawa

Wisata Karimunjawa - Pantai Tirto Samudro atau yang dikenal oleh masyarakat umum dengan sebutan Pantai Bandengan terletak 7 km sebelah utara dari pusat kota. Pantai yang airnya jernih dan berpasir putih ini sangat cocok untuk lokasi mandi . tak jarang para wisatawan yang datang ke obyek ini sengaja melakukan mandi laut. Umumnya mereka anak-anak, remaja dan para wisatawan manca Negara. Biasanya saat yang paling disukai adalah pada waktu pagi hari dan di saat sore menjelang senja dimana akan tampak panorama sunset yang memukau. Di lokasi ini pula kita dapat bersantai ria dan duduk duduk di atas shelter sambil menikmati semilir angin pantai serta udara yang masih alami (tanpa polusi). Kawasan obyek wisata yang lahannya cukup luas dan sebagian besar ditumbuhi rerimbunan pohon-pohon pandan ini memang cocok untuk kegiatan remaja seperti kemah, volley pantai, sepeda santai atau kegiatan-kegiatan serupa. Selain itu pula di dalam area obyek wisata ini sering digunakan ajang permainan moto croos dan pertunjukan festifal layang-layang baik regional, nasional maupun internasional. Obyek wisata ini dapat di jangkau dengan mudah oleh kendaraaan umum, sebab sudah tersedia prasarana jalan yang sudah beraspal dan sudah ada angkutan kota yang langsung menuju lokasi obyek wisata tersebut. Sedangkan makanan khas yang dapat dinikmati oleh para pengunjung di obyek wisata tersebut yaitu kerang rebus, rajungan, ikan bakar serta pindang srani.

Selain Pantai Bandengan merupakan tempat yang pernah mengukir sejarah perjalanan cita-cita RA Kartini. Di pantai itulah RA Kartini dan Mr. Abendanon mengadakan pembicaraan empat mata yang berhubungan dengan permohonannya untuk belajar ke negeri Belanda, meskipun ahirnya secara resmi permohonannya kepada pemerintah Hindia Belanda ditarik kembali dan biaya yang sudah disediakan buat RA Kartini diberikan kepada pemuda berasal dari Sumatera yaitu Agus Salim (KH. Agus Salim alm.)
Sementara itu dikisahkan bahwa obyek wisata Pantai Bandengan masih ada keterkaitanya dengan legenda asal usul Karimunjawa. Dalam legenda itu disebutkan bahwa karena terdorong rasa prihatin akan perilaku anaknya yang nakal/bandel, maka Sunan Muria memerintahkan puteranya yaitu Amir Hasan pergi ke utara menuju sebuah pulau yang nampak “kremun-kremun” dari puncak Gunung Muria. Kepergian ini dengan tujuan untuk memperdalam sekaligus mengembangkan ilmu agama. Kelak pulau yang dituju itu dinamakan Pulau Karimunjawa. Dalam perjalanan itu sampailah mereka di pantai yang banyak terdapat paya-paya dan ikan bandeng. Sampai sekarang tempat ini dinamakan Desa Bandengan dan pantai yang terletak di desa itu dinamakan Pantai Bandengan

Begini Asyiknya Libur Lebaran di Jepara

Begini Asyiknya Libur Lebaran di Jepara


tour karimunjawa
Tour karimunjawa - Banyak yang menjadikan Jepara sebagai persinggahan sebelum menuju Karimunjawa. Padahal kabupaten ini punya banyak atraksi wisata menarik. Lebaran kali ini, yuk liburan ke Jepara!

Hal yang pertama kali muncul dalam benak saya mengenai Jepara adalah berbagai macam seni ukiran dan pahat di seluruh kota ini. Mengingat seni ukuran adalah produk unggulan dari sini.

Jepara merupakan salah satu kabupaten dari total 29 kabupaten yang ada di Provinsi Jawa Tengah. Hal yang pertama kali muncul dalam benak saya adalah tersebarnya berbagai macam seni ukiran dan pahat di seluruh kawasan ini. Mengingat seni ukuran adalah produk unggulan dari kota ini.

Yang saya lihat tidak jauh berbeda dengan apa yang saya bayangkan sebelum tiba di kota ini. Hanya saja seni ukiran tersebut dipajang secara rapi di rumah-rumah warga yang mengusung industri rumahan. Rapi dan tenang adalah kesan yang pertama saya dapatkan dari kota ini. Beberapa industri rumahan tersusun rapi di sepanjang jalan Kudus-Jepara. Ibukota Kabupaten Jepara ialah Jepara dan tidak banyak angkutan umum yang beroperasi di sini. Selain itu, yang saya ketahui dari kota ini ialah kota lahirnya pejuang emansipasi wanita Indonesia, Raden Ajeng Kartini. Itu sebabnya kota ini sering disebut sebagai Bumi Kartini. Nama R.A. Kartini juga diabadikan sebagai nama pelabuhan di Jepara.
Berangkat dari Bandung, saya menuju Jepara dengan menggunakan bus malam. Tarifnya cukup murah dan busnya pun nyaman. Anda hanya perlu menghabiskan Rp 89.000 saja untuk bus ini. Anda akan diturunkan di Terminal Jepara sebagai pemberhentian terakhir. Anda pun bisa memesan tiket bus ini secara online di sini. Sesampainya saya di Terminal Jepara, waktu menunjukkan pukul 06.30 WIB. Saya bergegas menuju toilet umum terdekat untuk membersihkan muka dan badan.

Setelah itu saya berkeliling di area terminal untuk mencari sarapan. Pilihan jatuh ke lontong opor Bu Choiriah. Terletak di belakang terminal yang berbatasan dengan pasar, warung Bu Choiriah cukup ramai dipadati oleh pembeli yang antre di depan warung tersebut. Alhasil, butuh waktu sedikit lama bagi saya menunggu pesanan diantarkan.

Setelah menunggu beberapa saat, datanglah pesanan saya dan mengabiskan lontong opor tersebut dalam hitungan kurang dari lima menit saja. Maklum saja perjalanan dari Bandung-Jepara membutuhkan waktu sekitar 12 jam.

Setelah perut terisi, saya memutuskan untuk mengunjungi Mantingan. Di Mantingan inilah tempat di mana Makam Kalinyamat berada. Kalinyamat adalah seorang ratu dengan nama asli Retna Kencana, puteri Sultan Trenggono yang merupakan Raja Demak (1521-1546).

Perjalanan menuju Makam membutuhkan waktu kurang lebih setengah jam. Saya pikir bisa lebih cepat daripada itu andaikata pengemudi angkutan umum yang mengantar saya ke Mantingan, yaitu angkutan umum dengan nomor K03 berwarna cokelat, tidak berhenti di setiap gang jalan untuk mengangkut penumpang. Tetapi saya berusaha untuk menikmati waktu ketika berada di dalam angkutan umum tersebut.

Untung saja saya dapat duduk di samping sang supir sehingga saya bisa berbincang-bincang dengannya. Berdasarkan penuturannya, beliau pernah bekerja di rumah pemotongan hewan di daerah Pondok Bambu selama 2 tahun sebelum pindah ke Jepara. Dari beliau pula, saya mengetahui masakan khas Jepara yang katanya terkenal sampai ke mancanegara. Masakan tersebut ialah Pindang Serani.

Setibanya di Makam Kalinyamat, saya langsung mencari loket yang menjual tiket masuk. Usaha saya tidak membuahkan hasil. Baru saya tahu ternyata untuk masuk ke dalam Makam tidak perlu membeli tiket masuk. Saya melihat banyak peziarah yang membawa anak dan sanak saudaranya untuk mengunjungi Makam Kalinyamat. Bahkan ada di antara mereka yang berasal dari luar Jepara yang rela datang ke makam tersebut, seperti dari Demak, Kudus, dan Solo. Kebanyakan dari mereka datang untuk berdoa agar anaknya (yang turut serta dibawa) diberi kesehatan dan kecerdasan. Tidak sedikit juga yang meminta agar dimudahkan rezekinya. Selain Makam Kalinyamat, di komplek pemakaman ini terdapat juga Makam R. Abdul Djalil. Beliau merupakan Sunan Jepara sekaligus seorang penyebar agama Islam di Pulau Jawa. Disebut-sebut memiliki nama lain Syekh Siti Jenar. Ajarannya yang paling terkenal adalah Manunggaling Kawula Gusti yang memilik arti Sang Pencipta adalah tempat kembali semua makhluk dan dengan kembali kepada Tuhannya, manusia telah bersatu dengan Tuhannya. Makam Syekh Siti Jenar terletak sebelah kiri Makam Ratu Kalinyamat. Di bagian kanan area pemakaman terdapat pula Masjid Astana Sultan Hadlirin atau dikenal juga dengan Masjid Mantingan. Tour Karimunjawa island, Biro and Travel karimunjawa, Paket Wisata karimunjawa

Karimunjawa, Bagai Surga Kecil di Pulau Jawa

Karimunjawa, Bagai Surga Kecil di Pulau Jawa


tour karimunjawa
Keindahan alam Karimunjawa, Jateng memberikan nafas segar bagi traveler yang ingin melepas penat. Mulai dari langit bersih, laut biru dan aneka ikan cantik membuat Anda seakan berada di surga kecil Pulau Jawa. Berwisata dengan berpetualang dari pulau ke pulau saat di Karimunjawa tak akan terlupakan. Mulai dari menikmati indahnya alam bahari, fishing, snorkeling, hingga seafood membuat kita seakan terasa di surga kecil di Jawa. Liburan sambil menikmati kKeindahan alam di gugusan kepulauan Karimun manjadi pengalaman terbaru saya yang mungkin tak akan terlupakan. Perjalanan yang menantang, dari Pantai Kartini Jepara menuju pulau tujuan yang ditempuh selama 7 jam.
Untuk mencapai pulau tujuan, kami menggunakan kapal feri. Namun jika ingin cepat traveler bisa menggunakan kapal cepat. Rasa mual, mabuk laut, pusing dan sebagainya terasa hilang seketika setelah sampai tujuan.

Wow adalah kata yang pertama saya ucapkan saat melihat birunya laut, putihnya pasir, karang-karang yang terlihat dari permukaan. Mungkin beberapa mengatakan berlebihan mungkin juga tidak, tapi yang pasti itu adalah pengalaman pertama saya mendatangi gugusan pulau yang begitu indah. Sampai di tempat tujuan, saya dan teman-teman menginap di rumah penduduk setempat. Mereka begitu ramah, raut wajah yang seakan gembira saat kita datangi. Meski tidur di tempat yang seadanya, tapi kami merasa tenang dan nyenyak karena terhindar dari kebisingan yang setiap hari dijumpai di kota.

Pukul 23.00 WIB seluruh pemukiman terasa hening, karena listrik tenaga diesel dari pusat dimatikan. Penerangan pun hanya menggunakan lampu minyak. suasana menjadi semakin hening, angin pantai yang semilir menambah ketenangan malam itu.

Hari pertama kami mendirikan tenda di pinggir pantai yang dipenuhi pohon kelapa yang seakan memperindah pantai karena terasa lebih harmonis. Selesai mendirikan tenda, kami melanjutkan memancing, snorkeling, dan berenang di laut. Sungguh menyenangkan, begitu indah gugusan karang yang ada di sekitar pulau utama, ikan-ikan karang yang kami dapat juga banyak saat memancing.

Malam hari berikutnya kami diajak anak-anak muda sekitar yang juga terlihat ramah walaupun terlihat sangar karena badannya yang kekar-kekar. Kami diajak untuk pergi mengobor kepiting.

Setelah 3 jam menyusuri pantai sepanjang kurang lebih 1 km kami mendapatkan 1 ember besar kepiting bakau. Sampai-sampai keberatan saat membawa hasil tangkapannya. Kami pun pesta kepiting, udang ikan, dan kerang.

Pagi datang, petualangan belum berakhir. Kami diajak warga setempat untuk mendatangi beberapa pulau-pulau kecil di sana.

Dari beberapa pulau yang begitu indah, menurut kami pulau yang paling membuat hati kita terasa sangat tenang saat kita berada di Pulau Cemara. Luasnya mungkin kurang dari 1 km persegi, tapi karang yang mengelilingi pulau itu sangat luas.

Pasir yang sangat putih seperti tepung, mengkilap seperti mutiara, air yang begitu jernih. Aku pun sejenak terdiam, puji syukur kepada Tuhan Yang Kuasa telah memberikan aku kesempatan yang tidak pernah aku duga sebelumnya. Sungguh indahnya tempat ini, mungkinkah surga seperti ini? Kami pun melanjutkan aktivitas memancing, snorkeling, berenang, bermain dengan ikan-ikan kecil.

Mungkin seperti itu sedikit keindahan yang bisa saya sampaikan, sebenarnya masih banyak lagi yang belum bisa saya sampaikan, yang pastinya itu sangat indah. Untuk membuktikan cerita saya, silahkan bisa datang sendiri ke tempat tersebut. Semoga keindahan tempat tersebut bisa terus terjaga, tidak menjadi rusak seperti di banyak tempat yang ada di Pulau Jawa. Tour Karimunjawa island Biro and Travel, Paket Wisata karimunjawa

Karimunjawa, Surga di Utara Jawa

Karimunjawa, Surga Wisata di Utara Jawa


Tour karimunjawa - Jika Papua punya Raja Ampat, maka Jawa punya Karimunjawa. Keindahan laut Karimunjawa rasanya sudah seperti surga di utara Jawa. Bagi Anda pecinta snorkeling atau diving, rasanya perlu datang saat liburan tiba.
Kata siapa laut utara Jawa tidak menyimpan pesona pemandangan bawah laut yang indah? Karimunjawa adalah kepulauan yang menyimpan keindahan pemandangan bawah laut dengan berbagai spesies penghuni laut dan bermacam bentuk terumbu karang.

Libur Panjang di Karimunjawa

Libur Panjang di Karimunjawa? Jangan Lupa Snorkeling


Karimunjawa - Snorkeling atau sekedar menikmati semilir angin di tepian pantai dapat mengisi liburan long weekend Anda di Karimun Jawa. Di sana wisatawan juga dapat menjelajahi gugusan pulau-pulau kecil dalam waktu sehari. Mau? Anda bisa snorkeling dulu ke Pulau Cemara Besar bersama ikan nemo. Lalu dilanjutkan berkeliling pulau kecil seperti Pulau Geleyang dan ditutup dengan menikmati sunset cantik di Ujung Gelam. Admin Wisata karimunjawa

Wednesday, July 2, 2014

Karimunjawa Tempat Liburan Sempurna

Karimunjawa - Pulau Jawa punya banyak pantai cantik, seperti pantai-pantai di Kepulauan Karimunjawa bagian utara Jepara. Di Karimunjawa, Anda bebas bersantai di pantai, memburu sunset atau snorkeling ke perairannya yang bersih. Cocok untuk liburan akhir pekan! Dikala kejenuhan menghinggapi saya dan teman yang lain, kami membuat ide yang cukup gila untuk pergi sejenak meninggalkan Ibukota Jakarta. Tanpa waktu lama, yaitu hanya seminggu, kami menetapkan pilihan untuk Liburan di Karimunjawa.
tour karimunjawa

Bagi para traveler, Karimunjawa bukanlah tempat yang asing lagi. Tempat ini bagaikan surga yang diberikan oleh Tuhan. Ada banyak kegiatan yang bisa kita lakukan di tiap pulaunya, seperti halnya yang saya lakukan, yaitu snorkeling. Keindahan bawah laut di Karimunjawa boleh diadu dengan tempat-tempat di daerah lainnya dan Kesederhanaan Nelayan Di karimunjawa menambak eksotisnya tempat ini. Dengan hanya bermodalkan uang sebesar Rp 750 ribu per orang, kita sudah dapat menyegarkan otak yang penat selama 4 hari. Sungguh pesona yang luar biasa yang dimiliki oleh negeri ini. Jaga, rawat, dan kembangkanlah dengan cara yang baik tiap destinasi wisata. Segera Book Di Kami Tour Karimunjawa yang Menyediakan paket Wisata Karimunjawa.

Kapal Nelayan Tenggelam di Perairan Karimunjawa

Kapal Nelayan dengan 9 ABK Tenggelam di Perairan Karimunjawa

Karimunjawa, - Kapal nelayan yang ditumpangi sembilan anak buah kapal (ABK) mengalami bocor hingga akhirnya tenggelam di perairan Karimunjawa, kabupaten Jepara. Tujuh ABK berhasil dievakuasi sedangkan dua lainnya masih dalam pencarian. Koordintor Pos Badan SAR Nasional Jepara, Agung Hari Prabowo mengatakan kapal bernama KM. Tirto Jaya 2 tersebut tenggelam hari Sabtu (28/6/2014) kemarin. Saat berada di sekitar koordinat 0533’ 00” S - 110 16’ 00” E, kapal mengalami kebocoran di sekitar lambung dan Tenggelam Di karimunjawa. "Kapal kemudian tenggelam. Tujuh ABK berhasil diselamatkan oleh kapal asal Pekalongan, kemudian di daratkan di Pulau karimunjawa," kata Agung kepada detikcom lewat pesan singkat, Minggu (29/6/2014).
tour karimunjawa

Tujuh ABK selamat adalah Nahkoda atas nama Wiko Wahyudi, Kepala kamar mesin (KKM) Ucok Hernanto, Mualim 1 Samsudi, Masinis 1 Santoso, Juru Mudi bernama Samsul, juru minyak Duwi dan Herman. "Dua ABK yang masih dalam pencarian yakni Sapin dan Heri," tandasnya. Hingga saat ini korban selamat masih dimintai keterangan di Kantor Pelabuhan Karimunjawa. Sementara itu pencarian dua korban dilakukan sejak dini hari tadi oleh tim SAR gabungan.