Friday, July 4, 2014

Pesona Karimunjawa

Indahnya Pesona Karimunjawa

Tour karimunjawa - Berwisata memang idaman setiap orang bukan? Pergi berwisata berarti pergi menyegarkan hati juga pikiran. Berwisata mampu membuang penat dan sebagai obat penghilang stress. Ini karena berwisata adalah tindakan keluar dari rutinitas maka setiap orang menyukainya. Ada banyak memang cara berwisata. Ada banyak pula tife tempat untuk berwisata. Salah satu tempat wisata yang jadi andalan provinsi Jawa Tengah adalah objek wisata Karimunjawa. Karimunjawa pada dasarnya merupakan kepulauan di Laut Jawa yang termasuk ke dalam Kabupaten Jepara, Jawa Tengah. Karimunjawa memiliki luas 111.500 hektar dengan total wilayah perairannya seluas 110.000 hektar. Karimunjawa menjadi rumah asli bagi terumbu karang, hutan bakau, hutan pantai serta rumah bagi hampir 4000 spesies biota perairan diantaranya berupa 242 jenis ikan hias. Beberapa fauna langka berhabitat di Karimunjawa seperti elang laut dada putih, penyu sisik, dan penyu hijau. Tidak hanya fauna, di Karimunjawa juga terdapat tumbuhan yang menjadi ciri khas Taman Nasional Karimunjawa yaitu Dewadaru (Crystocalyx macrophyla) yang hidup di hutan hujan di dataran rendah Karimunjawa.
tour karimunjawa

Ombak di Karimunjawa tergolong rendah sehingga aman untuk aktivitas yang dilakukan di laut. Kebanyakan pantainya berupa pantai pasir putih halus. Saat anda pergi berwisata ke Karimunjawa akan ada banyak tempat yang bisa dikunjungi salah satunya  Legonlele. Legonlele adalah sebuah pantai yang berada di sisi barat Karimunjawa. Pemandangan alam disini sungguh asri. Lautnya sangat tenang nan indah. Keindahan pantai Legonlele semakin mempesona tatkala adanya Pulau Batu. Di kanan-kiri pantai anda akan dimanjakan dengan pemandangan serba hijau dari pohon-pohon yang tumbuh di sekitar pantai yang membuat pikiran teduh dan terbuka (open minded). Selain kehadiran Pantai Legonlele, Karimunjawa semakin mempesona karena adanya kolam hiu di Pulau Menjangan Besar. Di kolam ini, anda akan menemukan hiu-hiu berenang menyusuri kolam. Jika anda seorang tracker maka bersiaplah untuk bergegas untuk kegiatan tracking. Bukan sekedar tracking biasa namun sekaligus memperkenalkan anda akan  ekosistem hutan mangrove yang tumbuh rindang di Desa Kemojan. Tempat-tempat lain sebagai tujuan wisata di Karimunjawa yang wajib anda datangi yakni Pantai Nirwana, Pantai Barakuda, Pantai Ujung Gelam, serta Pantai Batu Karang Pengantin yang berlokasi di dukuh Karang Lawang.

Puisi Pesona Karimunjawa

Puisi karimunjawa

Kita Sebut Itu Karimun Jawa
Di ujung garis horizon tak bertepi,
Roman Srikandi membukukan kisah,
Sang mentari tak mampu menembus mega hitam yang kerap mendekap keperawanan Menjangan.
Adakalanya lautan bergermuruh menyeruak takut.
Bahkan Muria tua tak mampu menaklukan.
Di Ujung Muda tersimpan sejuta kengerian..
Sang pemuja tumbal hendak memperkaya diri.
Surya terang mengkilat hebat,biru tua tak berbiota.
Hendak diselami mendecak kagum.

Buah hati Srikandi menyatu dalam kelakar.
Elegi cinta sempat membaha.
Perang perselingkuhan menabuh genderang kasih.
Sang pecundang mengingkar kata.
Satu dalam suka,
Satu dalam duka.
Deretan kartu pengusir penat.
Dewa-dewi judi merajai.
Tiada dua bagai duduk di atas bara.

Sepertiga hari di lalui,
Melintas lautan mencapai Firdaus Nusantara
Seperempat hari jadi jalan pulang ke Bumi..
Padahal butuh sedetik untuk menggulung Muria dalam deburan.
Surga itu kita tinggalkan,
Pergi jauh ke habitat liar,
Sukar kebaikan jarang ketulusan..
Tempat itu mengajarkan,
Adalah waktu dan materi yang perlu kita hargai pula..
Kita sebut itu Karimunjawa

Thursday, July 3, 2014

Aneka Foto Keren karimunjawa Hadir di Grand Indonesia

Aneka Foto Keren Alam Indonesia Hadir di Grand Indonesia, karimunjawa ikut menampilkan taringnya.


tour karimunjawa

wisata karimunjawaAda banyak cara untuk memamerkan keindahan alam Indonesia, salah satunya lewat lomba dan pameran foto di Grand Indonesia. Dari sini, ada banyak orang yang bisa melihat keindahan alam Indonesia sehingga tertarik datang.

"Kegiatan ini bertujuan untuk upaya peningkatan masyarakat menerapkan butir sapta pesona melalu karya seni fotografi, juga untuk memperkenalkan wisata yg layak dikunjungi wisatawan melalui fotografi," tutur Direktur Pemberdayaan Masyarakat Kemenparekraf, Agus Priyono dalam sambutan pembukaan Lomba dan Pameran Foto Sadar Wisata 2013, bertempat di Fountain Atrium, West Mall, Grand Indonesia, Jl MH Thamrin, Jakarta, Jumat (20/9/2013).

Ini adalah lomba foto kelima kalinya. Lomba Foto Sadar Wisata 2013 kali ini bertema "Kenangan Indah: Manusia, Budaya dan Alam Indonesia". Sama seperti tahun-tahun sebelumnya, ada banyak peserta ikut meramaikan lomba. Tahun ini ada 1.980 orang mendaftar.

"Dari tahun 2012 mengalami peningkatan, dari jumlah foto 2012 ada 2.290 dan tahun 2013 jadi 7.550 peningkatan 300 persen," tambah Agus.

Hal ini, lanjutnya, berarti animo masyarakat meningkat untuk mengikuti lomba ini. Diharapkan, lomba foto ini dapat mendorong masyarakat untuk memahami makna Sadar Wisata dan Sapta Pesona.

"Foto ini suatu kegiatan yang memerlukan intuisi yang sangat dalam, sehingga akhirnya bisa jadi juara," ungkap Direktur Pengembangan Wisata Minta Khusus dan MICE, Achyaruddin dalam kesempatan yang sama.

Lomba Foto Sadar Wisata pun telah dimulai sejak 15 Juli 2013 dengan total hadiah Rp 77.500.000. Dalam lomba ini melibatkan 5 orang juri, yakni Sigit Pramono, Darwis Triadi, Arbain Rambey dan Bambang Wijanarko

tour karimunjawa

Dari ribuan peserta, maka terpilihlah 3 pemenang utama. Juara tiga dengan hadiah Rp 15 juta diraih oleh Yustinus. Ia mengambil foto di Rawa Kerbau, Kalsel dengan tema foto 'Duck Breeders'.

Juara dua dimenangkan oleh Muhammad Effendi dengan tema 'Padang Lavender'. Foto ini diambil di Lumajang, Jawa Timur. Untuk juara kedua mendapatkan hadiah sebesar Rp 17 juta.

Untuk juara pertama diperoleh oleh Rozie Soehendy. Ia mengambil tema 'Terumbu Karang' dan diambil di Kepulauan Karimunjawa. Ia mendapat hadiah sebesar Rp 20 juta rupiah. Selain ketiga juara ini, ada pula juara harapan satu hingga tiga.

"Sulit rasanya untuk menentukan kenapa yang ini juara, yang jelas semua ini hasil diskusi yang kami lakukan dan mengalahkan yang lain," tutur salah satu juri, Arbain Rambey.

Penasaran ingin melihat pameran ini? Datang saja langsung Fountain Atrium di West Mall, Grand Indonesia, mulai 20-22 September 2013. Gratis! Tour Karimunjawa island, Biro and Travel karimunjawa, Paket Wisata karimunjawa

Ada Dunia Bawah Laut di Karimunjawa

Ada Dunia Bawah Laut di Karimunjawa


tour karimunjawa
Tour Karimunjawa - Indonesia terkenal akan keindahan bawah lautnya, tidak terkecuali di Karimunjawa. Kepulauan yang terletak di lepas laut Jepara, Jawa Tengah, ini menawarkan berbagai pesona indahnya bawah laut karimunjawa.
Di Karimunjawa, Anda dapat mengunjungi Pulau Gosong, sebuah pulau pasir di tengah laut, dan berenang dengan hiu di penangkaran. Snorkeling dan memberi makan ikan juga dapat dilakukan. Silakan datang ke Karimunjawa, jangan menunda kedatangan Anda! Tour Karimunjawa island, Biro and Travel karimunjawa, Paket Wisata karimunjawa

PANTAI TIRTA SAMUDRA / BANDENGAN

Hubungan Pantai Tirta Samudra/Bandengan dengan Karimunjawa

Wisata Karimunjawa - Pantai Tirto Samudro atau yang dikenal oleh masyarakat umum dengan sebutan Pantai Bandengan terletak 7 km sebelah utara dari pusat kota. Pantai yang airnya jernih dan berpasir putih ini sangat cocok untuk lokasi mandi . tak jarang para wisatawan yang datang ke obyek ini sengaja melakukan mandi laut. Umumnya mereka anak-anak, remaja dan para wisatawan manca Negara. Biasanya saat yang paling disukai adalah pada waktu pagi hari dan di saat sore menjelang senja dimana akan tampak panorama sunset yang memukau. Di lokasi ini pula kita dapat bersantai ria dan duduk duduk di atas shelter sambil menikmati semilir angin pantai serta udara yang masih alami (tanpa polusi). Kawasan obyek wisata yang lahannya cukup luas dan sebagian besar ditumbuhi rerimbunan pohon-pohon pandan ini memang cocok untuk kegiatan remaja seperti kemah, volley pantai, sepeda santai atau kegiatan-kegiatan serupa. Selain itu pula di dalam area obyek wisata ini sering digunakan ajang permainan moto croos dan pertunjukan festifal layang-layang baik regional, nasional maupun internasional. Obyek wisata ini dapat di jangkau dengan mudah oleh kendaraaan umum, sebab sudah tersedia prasarana jalan yang sudah beraspal dan sudah ada angkutan kota yang langsung menuju lokasi obyek wisata tersebut. Sedangkan makanan khas yang dapat dinikmati oleh para pengunjung di obyek wisata tersebut yaitu kerang rebus, rajungan, ikan bakar serta pindang srani.

Selain Pantai Bandengan merupakan tempat yang pernah mengukir sejarah perjalanan cita-cita RA Kartini. Di pantai itulah RA Kartini dan Mr. Abendanon mengadakan pembicaraan empat mata yang berhubungan dengan permohonannya untuk belajar ke negeri Belanda, meskipun ahirnya secara resmi permohonannya kepada pemerintah Hindia Belanda ditarik kembali dan biaya yang sudah disediakan buat RA Kartini diberikan kepada pemuda berasal dari Sumatera yaitu Agus Salim (KH. Agus Salim alm.)
Sementara itu dikisahkan bahwa obyek wisata Pantai Bandengan masih ada keterkaitanya dengan legenda asal usul Karimunjawa. Dalam legenda itu disebutkan bahwa karena terdorong rasa prihatin akan perilaku anaknya yang nakal/bandel, maka Sunan Muria memerintahkan puteranya yaitu Amir Hasan pergi ke utara menuju sebuah pulau yang nampak “kremun-kremun” dari puncak Gunung Muria. Kepergian ini dengan tujuan untuk memperdalam sekaligus mengembangkan ilmu agama. Kelak pulau yang dituju itu dinamakan Pulau Karimunjawa. Dalam perjalanan itu sampailah mereka di pantai yang banyak terdapat paya-paya dan ikan bandeng. Sampai sekarang tempat ini dinamakan Desa Bandengan dan pantai yang terletak di desa itu dinamakan Pantai Bandengan

Begini Asyiknya Libur Lebaran di Jepara

Begini Asyiknya Libur Lebaran di Jepara


tour karimunjawa
Tour karimunjawa - Banyak yang menjadikan Jepara sebagai persinggahan sebelum menuju Karimunjawa. Padahal kabupaten ini punya banyak atraksi wisata menarik. Lebaran kali ini, yuk liburan ke Jepara!

Hal yang pertama kali muncul dalam benak saya mengenai Jepara adalah berbagai macam seni ukiran dan pahat di seluruh kota ini. Mengingat seni ukuran adalah produk unggulan dari sini.

Jepara merupakan salah satu kabupaten dari total 29 kabupaten yang ada di Provinsi Jawa Tengah. Hal yang pertama kali muncul dalam benak saya adalah tersebarnya berbagai macam seni ukiran dan pahat di seluruh kawasan ini. Mengingat seni ukuran adalah produk unggulan dari kota ini.

Yang saya lihat tidak jauh berbeda dengan apa yang saya bayangkan sebelum tiba di kota ini. Hanya saja seni ukiran tersebut dipajang secara rapi di rumah-rumah warga yang mengusung industri rumahan. Rapi dan tenang adalah kesan yang pertama saya dapatkan dari kota ini. Beberapa industri rumahan tersusun rapi di sepanjang jalan Kudus-Jepara. Ibukota Kabupaten Jepara ialah Jepara dan tidak banyak angkutan umum yang beroperasi di sini. Selain itu, yang saya ketahui dari kota ini ialah kota lahirnya pejuang emansipasi wanita Indonesia, Raden Ajeng Kartini. Itu sebabnya kota ini sering disebut sebagai Bumi Kartini. Nama R.A. Kartini juga diabadikan sebagai nama pelabuhan di Jepara.
Berangkat dari Bandung, saya menuju Jepara dengan menggunakan bus malam. Tarifnya cukup murah dan busnya pun nyaman. Anda hanya perlu menghabiskan Rp 89.000 saja untuk bus ini. Anda akan diturunkan di Terminal Jepara sebagai pemberhentian terakhir. Anda pun bisa memesan tiket bus ini secara online di sini. Sesampainya saya di Terminal Jepara, waktu menunjukkan pukul 06.30 WIB. Saya bergegas menuju toilet umum terdekat untuk membersihkan muka dan badan.

Setelah itu saya berkeliling di area terminal untuk mencari sarapan. Pilihan jatuh ke lontong opor Bu Choiriah. Terletak di belakang terminal yang berbatasan dengan pasar, warung Bu Choiriah cukup ramai dipadati oleh pembeli yang antre di depan warung tersebut. Alhasil, butuh waktu sedikit lama bagi saya menunggu pesanan diantarkan.

Setelah menunggu beberapa saat, datanglah pesanan saya dan mengabiskan lontong opor tersebut dalam hitungan kurang dari lima menit saja. Maklum saja perjalanan dari Bandung-Jepara membutuhkan waktu sekitar 12 jam.

Setelah perut terisi, saya memutuskan untuk mengunjungi Mantingan. Di Mantingan inilah tempat di mana Makam Kalinyamat berada. Kalinyamat adalah seorang ratu dengan nama asli Retna Kencana, puteri Sultan Trenggono yang merupakan Raja Demak (1521-1546).

Perjalanan menuju Makam membutuhkan waktu kurang lebih setengah jam. Saya pikir bisa lebih cepat daripada itu andaikata pengemudi angkutan umum yang mengantar saya ke Mantingan, yaitu angkutan umum dengan nomor K03 berwarna cokelat, tidak berhenti di setiap gang jalan untuk mengangkut penumpang. Tetapi saya berusaha untuk menikmati waktu ketika berada di dalam angkutan umum tersebut.

Untung saja saya dapat duduk di samping sang supir sehingga saya bisa berbincang-bincang dengannya. Berdasarkan penuturannya, beliau pernah bekerja di rumah pemotongan hewan di daerah Pondok Bambu selama 2 tahun sebelum pindah ke Jepara. Dari beliau pula, saya mengetahui masakan khas Jepara yang katanya terkenal sampai ke mancanegara. Masakan tersebut ialah Pindang Serani.

Setibanya di Makam Kalinyamat, saya langsung mencari loket yang menjual tiket masuk. Usaha saya tidak membuahkan hasil. Baru saya tahu ternyata untuk masuk ke dalam Makam tidak perlu membeli tiket masuk. Saya melihat banyak peziarah yang membawa anak dan sanak saudaranya untuk mengunjungi Makam Kalinyamat. Bahkan ada di antara mereka yang berasal dari luar Jepara yang rela datang ke makam tersebut, seperti dari Demak, Kudus, dan Solo. Kebanyakan dari mereka datang untuk berdoa agar anaknya (yang turut serta dibawa) diberi kesehatan dan kecerdasan. Tidak sedikit juga yang meminta agar dimudahkan rezekinya. Selain Makam Kalinyamat, di komplek pemakaman ini terdapat juga Makam R. Abdul Djalil. Beliau merupakan Sunan Jepara sekaligus seorang penyebar agama Islam di Pulau Jawa. Disebut-sebut memiliki nama lain Syekh Siti Jenar. Ajarannya yang paling terkenal adalah Manunggaling Kawula Gusti yang memilik arti Sang Pencipta adalah tempat kembali semua makhluk dan dengan kembali kepada Tuhannya, manusia telah bersatu dengan Tuhannya. Makam Syekh Siti Jenar terletak sebelah kiri Makam Ratu Kalinyamat. Di bagian kanan area pemakaman terdapat pula Masjid Astana Sultan Hadlirin atau dikenal juga dengan Masjid Mantingan. Tour Karimunjawa island, Biro and Travel karimunjawa, Paket Wisata karimunjawa

Karimunjawa, Bagai Surga Kecil di Pulau Jawa

Karimunjawa, Bagai Surga Kecil di Pulau Jawa


tour karimunjawa
Keindahan alam Karimunjawa, Jateng memberikan nafas segar bagi traveler yang ingin melepas penat. Mulai dari langit bersih, laut biru dan aneka ikan cantik membuat Anda seakan berada di surga kecil Pulau Jawa. Berwisata dengan berpetualang dari pulau ke pulau saat di Karimunjawa tak akan terlupakan. Mulai dari menikmati indahnya alam bahari, fishing, snorkeling, hingga seafood membuat kita seakan terasa di surga kecil di Jawa. Liburan sambil menikmati kKeindahan alam di gugusan kepulauan Karimun manjadi pengalaman terbaru saya yang mungkin tak akan terlupakan. Perjalanan yang menantang, dari Pantai Kartini Jepara menuju pulau tujuan yang ditempuh selama 7 jam.
Untuk mencapai pulau tujuan, kami menggunakan kapal feri. Namun jika ingin cepat traveler bisa menggunakan kapal cepat. Rasa mual, mabuk laut, pusing dan sebagainya terasa hilang seketika setelah sampai tujuan.

Wow adalah kata yang pertama saya ucapkan saat melihat birunya laut, putihnya pasir, karang-karang yang terlihat dari permukaan. Mungkin beberapa mengatakan berlebihan mungkin juga tidak, tapi yang pasti itu adalah pengalaman pertama saya mendatangi gugusan pulau yang begitu indah. Sampai di tempat tujuan, saya dan teman-teman menginap di rumah penduduk setempat. Mereka begitu ramah, raut wajah yang seakan gembira saat kita datangi. Meski tidur di tempat yang seadanya, tapi kami merasa tenang dan nyenyak karena terhindar dari kebisingan yang setiap hari dijumpai di kota.

Pukul 23.00 WIB seluruh pemukiman terasa hening, karena listrik tenaga diesel dari pusat dimatikan. Penerangan pun hanya menggunakan lampu minyak. suasana menjadi semakin hening, angin pantai yang semilir menambah ketenangan malam itu.

Hari pertama kami mendirikan tenda di pinggir pantai yang dipenuhi pohon kelapa yang seakan memperindah pantai karena terasa lebih harmonis. Selesai mendirikan tenda, kami melanjutkan memancing, snorkeling, dan berenang di laut. Sungguh menyenangkan, begitu indah gugusan karang yang ada di sekitar pulau utama, ikan-ikan karang yang kami dapat juga banyak saat memancing.

Malam hari berikutnya kami diajak anak-anak muda sekitar yang juga terlihat ramah walaupun terlihat sangar karena badannya yang kekar-kekar. Kami diajak untuk pergi mengobor kepiting.

Setelah 3 jam menyusuri pantai sepanjang kurang lebih 1 km kami mendapatkan 1 ember besar kepiting bakau. Sampai-sampai keberatan saat membawa hasil tangkapannya. Kami pun pesta kepiting, udang ikan, dan kerang.

Pagi datang, petualangan belum berakhir. Kami diajak warga setempat untuk mendatangi beberapa pulau-pulau kecil di sana.

Dari beberapa pulau yang begitu indah, menurut kami pulau yang paling membuat hati kita terasa sangat tenang saat kita berada di Pulau Cemara. Luasnya mungkin kurang dari 1 km persegi, tapi karang yang mengelilingi pulau itu sangat luas.

Pasir yang sangat putih seperti tepung, mengkilap seperti mutiara, air yang begitu jernih. Aku pun sejenak terdiam, puji syukur kepada Tuhan Yang Kuasa telah memberikan aku kesempatan yang tidak pernah aku duga sebelumnya. Sungguh indahnya tempat ini, mungkinkah surga seperti ini? Kami pun melanjutkan aktivitas memancing, snorkeling, berenang, bermain dengan ikan-ikan kecil.

Mungkin seperti itu sedikit keindahan yang bisa saya sampaikan, sebenarnya masih banyak lagi yang belum bisa saya sampaikan, yang pastinya itu sangat indah. Untuk membuktikan cerita saya, silahkan bisa datang sendiri ke tempat tersebut. Semoga keindahan tempat tersebut bisa terus terjaga, tidak menjadi rusak seperti di banyak tempat yang ada di Pulau Jawa. Tour Karimunjawa island Biro and Travel, Paket Wisata karimunjawa